Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.(Matius 11:28)

16 Okt 2011

Sekilas Mengenai Beton Ringan

Posted by Yonas Wisanto on 21:28 with No comments
Beton ringan adalah beton yang memiliki berat jenis (density) lebih ringan daripada beton pada umumnya. Beton ringan dapat dibuat dengan berbagai cara, antara lain dengan: menggunakan agregat ringan (fly ash, batu apung, expanded polystyrene – EPS, dll), campuran antara semen; silika; pozollan; dll (dikenal dengan nama aerated concrete) atau semen dengan cairan kimia penghasil gelembung udara (dikenal dengan nama foamed concrete atau cellular concrete).

Tidak seperti beton biasa, berat beton ringan dapat diatur sesuai kebutuhan. Pada umumnya berat beton ringan berkisar antara 600 – 1600 kg/m3. Karena itu keunggulan beton ringan utamanya ada pada berat, sehingga apabila digunakan pada proyek bangunan tinggi (high rise building) akan dapat secara signifikan mengurangi berat sendiri bangunan, yang selanjutnya berdampak kepada perhitungan pondasi.



Keuntungan lain dari beton ringan antara lain:

Memiliki nilai tahanan panas (thermal insulation) yang baik
Memiliki tahanan suara (peredaman) yang baik
Tahan api (fire resistant)
Transportasi mudah
Dapat mengurangi kebutuhan bekisting (formwok) dan perancah (scaffolding).


Kelemahan beton ringan adalah nilai kuat tekannya (compressive strength) terbatas, sehingga sangat tidak dianjurkan penggunaan untuk perkuatan (struktural).



Dengan berbagai kelebihannya tersebut, saat ini beton ringan banyak diaplikasi dalam pelbagai proyek dalam bentuk:



Blok / Bata




Panel




Bentuk khusus






Ready Mix








Aplikasi/penggunaan beton ringan:

Dinding
Cladding
Ornamen bangunan
Material pengisi

sumber: ilustri

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda berkomentar dengan sopan