Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.(Matius 11:28)

19 Okt 2012

Pilihan Tepat Merenovasi Rumah

Posted by Yonas Wisanto on 19:02 with 1 comment
B anyak yang mengganggap jasa konsultan atau jasa arsitek terlalu mahal dan menambah biaya. Umumnya, mereka langsung merenovasi rumah berdasarkan gambar, denah atau bahkan sekadar sketsa kasar. Mandor atau Anda dirasa sudah mencukupi untuk mengatasi pekerjaan tersebut. Memang, merenovasi ringan rumah seperti mengecat ulang, membetulkan dinding atau mengganti lantai rumah, bisa langsung dilakukan tanpa perlu konsultasi dengan arsitek. Namun, bila Anda berkeinginan merenovasi level sedang hingga berat, misalnya menambah ruangan atau lantai, mengubah tata letak ruangan atau mengubah tampilan rumah keseluruhan yakni interior dan eksterior rumah, renovasi sebaiknya dilakukan setelah Anda berkonsltasi atau meminta jasa dari konsultan arsitek. Memilih konsultan arsitek memang ibarat mencari pasangan hidup, gampang-gampang susah. Kalau Anda belum tahu konsultan mana yang akan dipakai, pertama-tama anda bisa mencari 4-6 konsultan arsitek untuk dijadikan calon. Anda bisa mendapatkannya dari referensi rekan sekerja misalnya. Setelah itu, seleksi tiap calon konsultan arsitek tersebut. Sebagai bantuan untuk mencari konsultan yang pas, mintalah contoh gambar proyek rumah-rumah yang sudah pernah dikerjakan sebelumnya (portofolio-nya). Dari portofolio tersebut, Anda bisa melihat gaya desain sang konsultan arsitek, apakah sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu, untuk mengecek kinerja sang konsultan arsitek, Anda juga dapat menanyakannya langsung pada beberapa klien si konsultan arsitek itu sendiri. Untuk membedakan mana yang konsultan arsitek sungguhan atau bukan, tanyakan apakah ia termasuk anggota suatu lembaga profesi konsultan (misalnya Ikatan Arsitek Indonesia) dan sudah memiliki sertifikasi. Tanyakan di bagian strata manakah konsultan arsitek berada. Makin tinggi strata sang arsitek artinya makin besar juga jam terbang dan pengalamannya. Sebagai informasi, untuk tahun-tahun mendatang, setelah UU Profesi arsitek disahkan, konsultasi hanya boleh dilakukan oleh arsitek yang telah memiliki sertifikasi. Biaya Jasa Arsitek Menggunakan konsultan arsitek tentu ada jasa yang mesti dibayar. Karenanya sedari awal, jangan ragu untuk bertanya masalah tarif konsultan. Ada konsultan arsitek yang sudah memiliki tarif tersendiri, ada pula konsultan arsitek yang fee-nya ditentukan dari luas bangunan (dihitung per m2) dan ada pula yang menggunakan persentase dari harga bangunan. Ikatan Arsitek Indonesia menetapkan jasa tarif konsultan pada kisaran 7% dari harga bangunan. Perjelas juga apakah tarif jasa arsitek tersebut hanya sampai gambar awal rumah saja (denah, tampak, potongan) atau sampai gambar kerja. Gambar kerja standar mencakup denah, tampak, potongan, pola lantai dan plafon, titik lampu, saklar, stop kontak, detail pantry, detail dapur, detail toilet, detail tangga, dan rencana kusen. Gambar kerja yang lebih lengkap akan terdiri dari gambar kerja standar, detail-detail (arsitektur dan struktur) serta RAB. Tanyakan pula dengan sejelas-jelasnya apakah akan ada ekstra pengeluaran untuk pajak, pengeluaran operasional dan akomodasi untuk pengawasan selama proses pembangunan. Nah, kalau sudah menemukan konsultan arsitek yang cocok, jangan lupa juga untuk menanyakan kontraknya. Selamat merenovasi.
sumber:arsitekonline

1 komentar:

  1. mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

    BalasHapus

Silakan Anda berkomentar dengan sopan