Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.(Matius 11:28)

23 Okt 2011

BETON PRATEKAN DIBANDINGKAN DENGAN BETON BERTULANG

Posted by Yonas Wisanto on 21:31 with No comments

Beton pratekan dan beton bertulang tidak dapat dianggap saling bersaingan karena keduanya saling melengkapi dalam fungsi dan penerapannya. Sejak beton pratekan dibuat di pabrik dan dapat dipakai untuk bentang yang lebih panjang, maka beton pratekan lebih bersaing terhadap baja daripada terhadap beton bertulang. Yang perlu diingat, bahwa beton lebih mempunyai keuntungan seperti tahan terhadap kebakaran, sifat isolator yang tinggi, pemeliharaan rendah dsb.
Ada beberapa keuntungan beton pratekan dibandingkan dengan beton bertulang:
1. Beton pratekan dipakai bahan baja dan beton dengan mutu tinggi, maka jumlah bahan yang dipakai lebih sedikit. Peningkatan mutu beton 2x lipat, sehingga akan menghemat biaya 30%.
2. Pada beton pratekan, seluruh penampang aktif menerima beban, sedangkan pada beton bertulang hanya penampang yang tidak retak.
3. Karena kedua hal di atas maka beton pratekan lebih ringan, lebih langsing dan secara estetika lebih menarik. Berat yang lebih ringan ini penting pada balok bentang besar dan jembatan dimana beban mati sangat besar pengaruhnya.
4. Karena tidak terjadi retak pada beton pratekan, maka baja lebih terlindung terhadap korosi, dan sangat cocok untuk struktur yang berisi zat cair dan reactor atom.
5. Lendutan efektif akibat beban jangka panjang dapat terkontrol baik pada prategang penuh maupun sebagian.
6. Akibat kemiringan tendon di dekat perletakan, ketahanan terhadap beban lebih baik dan prategangan akan mengurangi tarikan diagonal. Jadi sengkang/begel yang dipakai akan berkurang.
7. Bila pada percobaan awal pada masa initial, struktur dapat bertahan terhadap beban yang paling bahaya, maka struktur juga akan cukup aman pada beban kerja.
Secara apriori tidak dapat dikatakan secara umum, mana yang lebih ekonomis, karena banyak factor yang berpengaruh. (SBP: WH)

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda berkomentar dengan sopan